Phuket 600x400 600x321 - Daya Tarik Arsitektur Eropa di Thailand yang Jangan Terlewatkan

TAT, Jakarta – Budaya Peranakan di Thailand masih menjadi sesuatu yang menarik. Di abad ke 19, komunitas Sino-Portugis tinggal di sebelah selatan Thailand. Ini menjadikan lokasi ini memiliki arsitektur yang menarik dari perpaduan budaya yang berbeda.

Phuket

Industri tambang berkembang di abad 19 dan kala itu banyak pendatang dari Inggris. Lalu, karena berkembannya industry ini pun menarik pekerja yang berasal dari Cina. Tak heran jika arsitektur di daerah ini memiliki perpaduan yang unik.

Phuket - Daya Tarik Arsitektur Eropa di Thailand yang Jangan Terlewatkan

Phang-nga

Ada di sebelah utara Phuket, Anda bisa menemukan pusat pertambangan di awal abad ke 20. Jalan utama kota memiliki bangunan dengan arsitektur yang menarik. Kini sudah direnovasi menjadi kafe serta toko yang memiliki keunikan sendiri.

Trang

Di daerah ini ada banyak rumah dengan arsitektur Sino-Portugis. Kini sudah beralih fungsi menjadi toko, kafe yang tentu menarik untuk dikunjungi. Kalau berkunjung ke sini, Anda akan serasa berada di Thailand pada tahun 1970an, lho.

tRANG - Daya Tarik Arsitektur Eropa di Thailand yang Jangan Terlewatkan

Songkhla

Di sini, Anda akan menemukan pemukiman dengan arsitektur Sino-Portugis yang tak lekang oleh waktu. Ada dua gedung yang menjadi ikon di tempat ini, yaitu Museum Nasional  yang merupakan kediaman pribadi dari gubernur Songkhla dan Hub Ho Hin Rice Mill, yakni pabrik yang dibangun dengan standar Inggris dengan mesin yang didatangkan langsung dari Inggris, lho.

Songkhla - Daya Tarik Arsitektur Eropa di Thailand yang Jangan Terlewatkan