preecha kecil 845x321 - Wisata Kuliner Michelin Bangkok

Wisata Kuliner Michelin Bangkok bagi pecinta makanan kini tersedia!
Contoh itinerary:

Day 1
Keberangkatan menuju Bangkok
19.30                     Dinner di resto pemenang The Plate Michelin: Je Ngor di Sukhumvit 20 ATAU Somboon Seafood di Surawong
Check in di Hotel.

Somboon - Wisata Kuliner Michelin Bangkok

Day 2
Mencoba breakfast pemenang The Plate Michelin: Jok Prince atau Charoen Saeng (pemenang Bib Gourmand), atau Guay Jub Mr Joe (The Plate)

Kawasan Charoen Krung, selain memiliki banyak restoran juara, juga memiliki masyarakat beragam yang harmonis seperti umat Katolik (Assumption Cathedral), umat Muslim (sekitar Masjid Haroon) dan tentunya umat Buddhis. Di sini juga ada TCDC (Thailand Creative and Design Center) di Grand Postal Building, yang sangat cocok bagi penyuka seni. Jika masih ada waktu kita menyeberang ke area hang out bergaya Tiongkok lama: Lhong 1919 yang baru dibuka.
14.00                     Santap siang: mencoba resto pemenang 1 Michelin Star: Jay Fai. Ini merupakan satu-satunya ‘street food’ yang memenangkan Michelin Star.
16.30                     Berjalan-jalan melihat Wat Saket (Golden Mount) dan Wat Loha Prasat. Bagi yang belum pernah bisa juga melihat Wat Pho.
17.30                     Santap malam dengan pemandangan matahari terbenam: Suppaniga Eating Room (Pemenang Plate Michelin)
20.00                     Night Market: Talad Neon (di seberangnya juga ada pemenang The Plate: nasi ayam Go-Ang Kaomunkai Pratunam yang buka sampai larut malam)

Day 3

09.00                     Breakfast di hotel
10.00                     Chatuchak / Or Tor Kor (pasar buah terbaik Thailand)
13.00                     Makan siang: Ruen Malika (Pemenang Bib Gourmand) di Sukhumvit 22
14.30                     Berkeliling Siam Area (ada HOPS doggie cafe, Hello Kitty Cafe, Mermaid Cafe, dll). Tea break di After You Durian, Siam Paragon
18.00                     Menuju ke Chinatown (Yaowarat), Melihat Sampeng Lane & Wat Leng Noi Yee jika ada waktu
Santap malam: Yaowarat Street Food Tour  (Guay Jub Ouan Pochana – pemenang Bib Gourmand /Nai Mong Hoi Thod – Pemenang Bib Gourmand /Pa Tong Go Savoey (China Town) – Pemenang The Plate Michelin).
20.00                     Ke Night Market Talad Rot Fai Ratchada

Back to Hotel

Day 4

08.30                     Breakfast at hotel, atau (jika ada waktu):
09.00                     Wisata kuliner pagi di area Pratunam
11.00                     Berangkat ke bandara
**************

Acara malam alternatif:

Hubungi kami di admin@wisatathailand.com untuk info lebih lanjut mengenai Paket Wisata Kuliner Michelin Bangkok ini

Wai Khru Ceremony 4 845x321 - Paket Festival Wai Khru Muay Thai
Festival Layang-Layang Internasional di Hua Hin Thailand

Penyuka layang-layang? Pastikan hadir di festival layang-layang Thailand International Kite Festival 2018 yang akan berlangsung di Army Non Commissioned Officer School, Hua Hin, Prachuap Khiri Khan tanggal 23-25 Maret 2018.

Beberapa acara menarik:

Pameran Layang Layang Unik: festival akan diikuti 20 tim dari berbagai negara, seperti Swiss, Jerman dan Prancis. Selain itu, akan ada berbagai figur super hero dan tokoh kartun, dan pertunjukan musik dari layang-layang revolusioner, serta pameran kemahiran bermain layang-layang.

Pertunjukan Chula dan Pak Pao: pertunjukan layang-layang khas Thailand yang akan menari-nari di langit, dibarengi ensembel musik klasik Thailand, Pi Phat.

Pameran Layang Layang: dengan teknologi multimedia interaktif yang menceritakan kisah layang-layang Thailand secara menarik.

Aktivitas Seru: Mencoba membuat, menggambar dan melukis layang-layang di area anak-anak, membuat karya seni edisi terbatas di area Do It Yourself (DIY), atau belajar membuat bumerang dan cara melemparkannya di Boomerang Workshop.

Wind Garden: aktivitas merancang lahan yang dihias seni bermain angin, seperti layang-layang dan bahan-bahan yang dapat digerakkan oleh angin, dan alat-alat pembuat suara seperti turbin, lonceng, dll, sekaligus melihat contoh dekorasi taman angin yang profesional.

Family Fun Kite: area terbuka bermain layang-layang untuk dinikmati seluruh anggota keluarga.

Ringside Kite Tour: Aktivitas bagi wisatawan untuk melihat layang-layang di arena, berfoto dengan layang-layang dan penerbang layang-layang kelas dunia.

Food Truck dan Musik: karavan toko-toko makanan yang menawarkan hidangan khas Hua Hin. Juga ada aneka suvenir, onamen, kerajinan lokal, serta gerai rakyat dari propinsi Prachuap Khiri Khan. Nikmati juga musik santai di tengah suasana Hua Hin yang relaks.

Kite Weekend Market: saksikan dan beli layang-layang yang indah berwarna-warni sebagai kenang-kenangan Anda dari festival yang unik ini!

Yacht 596x321 - Thailand Yacht Show: 22-25 Feb 2018

Ao Po Marina Phuket kembali akan menjadi tuan rumah Thailand Yacht Show yang digelar 22-25 Feb 2018.

Bagi pebisnis yacht dan kapal pesiar, acara ini sangat tepat untuk dihadiri karena dapat melihat dan mencoba kapal pesiar terbaru.

Info lebih lanjut dapat dilihat di situs web penyelenggara: http://www.thailandyachtshow.com/

Festival Akhir Musim Dingin di Bangkok

Yang Mulia Raja Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun membuka penyelenggaraan festival musim dingin yang bertema ‘Un Ai Rak Khlai Khwam Nao’ (Cinta dan Kehangatan di Akhir Musim Dingin), mulai 8 Februari hingga 11 Maret 2018, bertempat di Royal Plaza di lapangan istana Dusit.

Acara ini mencerminkan ikatan kuat antara Kerajaan dengan rakyat, yang selaras dengan keinginan Raja Rama IX untuk selalu merawat dan mengembangkan seluruh aspek kehidupan demi kepentingan bangsa Thai. Masyarakat umum juga diundang untuk turut serta dalam berbagai kegiatan amal, yang hasilnya akan disalurkan kepada yang membutuhkan di seluruh kawasan Thailand.

Acara yang akan digelar memiliki berbagai keunikan, antara lain:

1: Pameran

Siam Pracha Ramluek’ (Kenangan Rakyat Siam), diadakan di lapangan istana Dusit, menampilkan biografi dan karya Raja Rama V yang Agung, melalui foto dan kode QR. Pameran dan aktivitas ini akan menunjukkan dalamnya cinta dan hormat rakyat Thai kepada monarki mereka.

Pameran ‘The Trees of Kings’ akan bertempat di ruang bergaya arsitektur Raja Rama V, menampilkan biografi dan karya masa Raja Rama V hingga Raja Rama IX. Dikisahkan melalui foto dan video, dengan teknik proyeksi pemetaan yang canggih, kita bisa melihat perkembangan Thailand sejak masa Raja Rama V hingga Raja Rama IX yang senantiasa bertujuan mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan seluruh rakyat.

2: Toko Kerajaan
Selain toko, juga ditambah berbagai gerai dan produk kuno Thailand, akan dibuka di Sanam Suea Pa dengan tema ‘Tai Rom Phra Borom Bodhi Som Bhan Sueb San Choom Chon Withi Thai’ (Dengan Kebajikan Raja, Menjaga Masyarakat Lokal Thailand). Masyarakat dapat menikmati aneka permainan dan hadiah khas Thailand dari pohon Kalapaphruk, dan hasil penjualannya akan disalurkan kepada yang membutuhkan di seluruh kawasan Thailand.

3: Panggung Utama

Setiap hari akan digelar pertunjukan budaya dari seluruh penjuru Thailand, termasuk bioskop terbuka gaya “jamdoel”, dengan film-film yang terkenal di masalnya. Juga ada demonstrasi seni dari Istana yang telah diturunkan dari generasi ke generasi seperti pembuatan rangkaian bunga dan pakaian, dipersembahkan oleh Royal Traditional Thai Crafts School for Women (Wittayalai Nai Wong Ying) dan Royal Craftsmen College (Wittayalai Nai Wong Chai). Masyarakat dapat ikut serta belajar dalam kursus seni ini.

Selain itu, Tourism Authority of Thailand (TAT) akan menampilkan replika bioskop dari zaman Raja Rama V yang Agung, menampilkan iklan-iklan wisata Thailand dari masa ke masa.

Acara seru ini buka pukul 10.30–21.00 dan hingga pukul 22.00 untuk Jumat dan Sabtu. Bebas tanda masuk.

Masyarakat juga didorong untuk mengenakan kostum tradisional zaman Raja Rama V, atau mengenakan tekstil khas Thailand dari zaman lampau yang penuh kenangan ini.

Balon 694x321 - Festival Balon Udara di Chiang Rai

Setiap Februari, kita akan dimanjakan dengan pengalaman luar biasa dalam Festival Balon Udara di Chiang Rai. Acara yang diadakan di Singha Park ini akan menjadi salah satu festival balon yang paling menarik. Selain peserta dari Thailand, festival ini pun diikuti oleh enam negara seperti Inggris, Amerika, Swiss, Brazil, China, dan Jepang.

Balon udara akan diterbangkan ke langit biru sehingga akan menampakkan pemandangan yang menakjubkan. Anda bisa merasakan suasana romantis berdua di tengah hiruk pikuk dan warna-warni balon yang diterbangkan ke angkasa. Terlebih, hal ini hanya bisa dirasakan di Singha Park International Balloon Fiesta, Chiang Rai, Thailand saat perayaan hari Valentine.

Festival luar biasa ini akan diadakan selama lebih dari empat hari. Acara tak hanya diisi dengan penerbangan balon udara saja, namun juga kompetisi serta penampilan Balloon Magic Night Glow. Ini merupakan acara dengan menggunakan ribuan balon.

Nah, untuk informasi lebih lengkap Anda bisa menghubungi TAT Jakarta atau mengikuti media sosial TAT di Instagram atau Facebook.

Astindo Travel Fair 845x321 - TAT akan hadir di Astindo Travel Fair Jakarta 2-4 Maret 2018

Tourism Authority of Thailand akan kembali hadir memeriahkan Astindo Travel Fair di Jakarta 2-4 Maret 2018, tepatnya di JCC.

Kami akan menyediakan brosur dan informasi terbaru, demo makanan Thailand, dan sebuah mesin bahasa yang lucu. Di mesin bahasa ini, pengunjung yang bisa mengucapkan kalimat Thailand dengan benar akan mendapatkan hadiah yang menarik, seperti penganan khas, atau bedak BB Ponds yang sedang trendi.

Bagi pembeli tiket atau paket ke Thailand, dapat memilih hadiah seperti voucher Alcazar, BTS, Madame Tussauds, atau SEA Life. Sedangkan bagi pembeli tiket bisnis ke Thailand dengan 3 penerbangan utama: Thai Airways, Garuda Indonesia atau Singapore Airlines, bisa mendapatkan tiket spa di Dii by Divana Spa, atau tiket pertunjukan terbaru di Pattaya: KAAN.

Persediaan terbatas, berlaku first come first serve.

Informasi hadiah:

– Hadiah hanya diberikan melalui agent, untuk pembelian selama Astindo Travel Fair di Jakarta 2-4 Maret 2018.

– Alcazar adalah pertunjukan cabaret yang sangat terkenal di Pattaya. Voucher Alcazar berlaku untuk dua orang, jadi yang bisa mendapatkan hanya yang membeli paket ke Pattaya untuk dua orang atau kelipatannya.

– BTS adalah sarana transportasi kereta monorail di seantero Bangkok.
Voucher BTS dapat digunakan di Bangkok selama satu hari.

– Madame Tussauds
Merupakan museum patung lilin kelas dunia, dengan tokoh-tokoh seperti Bung Karno (pertama di dunia), Anggun Sasmi, hingga Mark Zuckerberg dan David Beckham.
Voucher Madame Tussauds dapat digunakan di Madame Tussauds Bangkok, Siam Discovery lantai 4 (BTS terdekat: Siam)

– SEA Life adalah akuarium raksasa yang sangat cocok untuk edukasi anak-anak. Selain berbagai satwa langka seperti ikan raksasa dan ikan yang berjalan kaki, juga ada berbagai satwa air seperti penguin, otter dan sebagainya. Berlokasi di Siam Paragon lantai bawah (BTS: Siam).

– Dii by Divana: sebuah spa bertaraf internasional, tepat bagi yang menginginkan pengalaman spa terbaik.
Penawaran istimewa ini ditawarkan kepada pembeli tiket Bisnis ke Thailand selama pameran, dengan maskapai Thai Airways, Garuda Indonesia dan Singapore Airlines.

– KAAN: sebuah pertunjukan canggih terbaru di Pattaya, mengisahkan fiksi fantasi yang pasti memukau anak-anak Anda.

Underwater Wedding Festival di Trang

 

TAT, Jakarta –Perkawinan Bawah Air di Trang

Memiliki momen romantis yang tak terlupakan tentunya jadi idaman bagi Anda dan pasangan. Dan jika Anda suka menyelam, maka inilah upacara pernikahan paling romantis dan fantastis di Thailand. Tepatnya di Trang, Anda bisa mengikuti upacara pernikahan di bawah air. Selain itu, dalam kesempatan ini pun Anda akan dikenalkan pada budaya menikah ala Thailand.

Upacara pernikahan bawah air ini akan diawali dengan prosesi Khan Mak,yakni ketika mempelai pria meminta ijin kepada orangtua mempelai wanita. Lalu dilanjurkan dengan menyanyikan lagu rakyat khusus untuk acara ini. Kemudian, adakan dilakukan upacara pemberkatan, dimana kedua mempelai menggunakan pakaian tradisional Thailand.

Para peserta tidak diwajibkan memiliki lisensi selam, karena upacara dilakukan di air dangkal, tapi tetap saja harus sudah berpengalaman selam. Biksu/Pendeta yang akan meresmikan perkawinan juga akan ikut menyelam.

Acara ini diadakan setiap 14 November, hari Kasih Sayang Sedunia. Banyak juga yang datang hanya untuk menyaksikan acara unik ini, atau untuk berfoto romantis bersama di bawah air. Pendaftaran untuk ikut acara istimewa ini sudah dibuka sejak tahun sebelumnya, jadi silakan hubungi kami jika Anda berminat untuk ikut serta dalam acara 2019.

Trang sendiri merupakan propinsi di selatan Thailand, berbatasan dengan Krabi di atas dan Songkhla di bawah. Sehingga, kita dapat dengan mudah mencapai Trang dari Krabi, atau dari Hat Yai di Songkhla. Beberapa tempat wisata menarik di Trang antara lain pulau Ko Kradan yang sangat cantik dan masih perawan, Morakot Cave di mana kita akan memasuki gua laut untuk tiba di laguna yang cantik, jalan di atas jembatan udara di Peninsular Botanic Garden, Sivalai Beach (Kantang), Trang Church, vihara Buddha Wat Phu Khao Tong, kelenteng Kew Ong Ear Shrine, Stone Bridge di Ko Libong, sumber air panas Kantang Hot Spring, dan masih banyak lagi.

Untuk informasi selengkapnya dan cara mengikuti acara, Anda bisa menghubungi TAT Indonesia untuk informasi lebih lengkap atau mengukuti media sosial TAT Jakarta (email: admin@wisatathailand.com).

TAT Tanes Petsuwan 2 640x321 - Media Briefing TAT dalam ASEAN Tourism Forum 2018

Bapak Tanes Petsuwan, Wakil Gubernur TAT untuk Komunikasi Pemasaran, memberikan sambutannya dalam Thailand Media Briefing, 24 Januari 2018, sebagai bagian dari acara ASEAN Tourism Forum (ATF) 2018, di Chiang Mai International Exhibition and Convention Centre (CMECC):

Kepada semua tamu terhormat, rekan-rekan media, bapak ibu sekalian, sawadi khrap

Atas nama industri pariwisata Thailand, saya ingin menyambut Anda semua di Forum Pariwisata ASEAN yang ke tiga puluh tujuh ini, yang keenam kalinya diadakan di Thailand namun untuk pertama kalinya di Chiang Mai sebagai bagian dari kebijakan untuk mempromosikan tujuan sekunder, menciptakan lebih banyak lapangan kerja di daerah pedesaan, memastikan distribusi pendapatan pariwisata yang lebih baik dan memperkuat hubungan Thailand dengan negara-negara Sub-Region Greater Mekong.

Dengan tema “ASEAN-Sustainable Connectivity, Boundless Prosperity”, acara ini dirancang untuk mempromosikan pariwisata ke dan di dalam kawasan ASEAN.

Tahun ini, dengan bangga kami menggelar ATF pertama setelah memperingati ulang tahun kelima puluh ASEAN pada tahun 2017. Kami senang dapat berpartisipasi dalam kampanye “Visit ASEAN @50” dengan serangkaian produk, paket wisata dan penawaran Thailand yang dipilih dengan cermat. untuk menciptakan pengalaman berkesan.

ATF adalah satu-satunya kesempatan tahunan untuk sektor publik maupun swasta dari industri perjalanan dan pariwisata ASEAN untuk berkumpul dan mendiskusikan isu-isu dan tren yang dihadapi pariwisata kawasan ini.

Acara ini mencakup pertemuan para Menteri Pariwisata ASEAN bersamaan dengan pameran dagang pariwisata, yang dikenal sebagai Travex. Sebanyak 275 organisasi telah terdaftar di Travex. Thailand juga akan memiliki perwakilan terbesar di Travex dengan 117 peserta pameran, diikuti oleh Indonesia (50), Filipina (30), Malaysia (24), Singapura (20), Vietnam (15), Kamboja (13), Lao PDR. (4), Brunei Darussalam (3) dan Myanmar (3) dengan 240 kontingen pembeli. Sebagian besar pembeli yang dihosting berasal dari Eropa (113), ASEAN (62), Amerika (40), Asia (25).

Negara-negara ASEAN secara kolektif menjadi sumber pasar pengunjung terbesar Thailand di Asia. Thailand menyambut lebih dari 9 juta pengunjung ASEAN pada tahun 2017, dengan Malaysia menjadi pasar terbesar dengan total kedatangan 3,35 juta pendatang (-4,01%), diikuti oleh Laos PDR dengan 1,61 juta (+16,18%) dan Singapura dengan 1,02 juta orang (+ 6,26%).

Chiang Mai adalah kota kedua terbesar di Thailand dan mesin ekonomi di wilayah utara negara ini. Kota ini juga merupakan salah satu tujuan kunjungan yang wajib di negara ini, dan selama bertahun-tahun telah menerima berbagai penghargaan seperti kota terbaik ketiga dari Travel+Leisure 2017, dan berada di peringkat kedua belas di 25 Destinasi Terpopuler di Asia oleh Travellers Choice Awards.

Diberkati dengan iklim yang indah, warisan budaya dan alam lokal yang kaya, dan banyak Proyek Kerajaan, Chiang Mai merupakan testamen dari konsep pemasaran TAT terbaru yaitu ‘Open to the New Shades’ (Buka Diri untuk Nuansa Baru’) di mana pengunjung perdana maupun pengunjung yang sudah sering ke Thailand dapat menemukan perspektif baru di Thailand yang ada.

Chiang Mai juga memiliki sekitar 38.000 kamar di 843 tempat akomodasi, dan pada bulan Oktober 2017, Chiang Mai dinyatakan UNESCO sebagai Kota Kreatif untuk Kerajinan dan Kesenian Rakyat.  

Situasi Pariwisata Thailand

Thailand melampaui 35 juta kunjungan pengunjung pada 2017. Ini berarti bahwa kedatangan wisatawan melampaui target untuk tahun ini, dan kami mengantisipasi pendapatan pariwisata dari wisatawan internasional sebesar 53 miliar dolar AS (1,81 triliun Baht). Ini adalah prestasi yang benar-benar luar biasa yang dapat dibanggakan oleh semua anggota industri pariwisata Thailand.

Lima destinasi teratas untuk pengunjung internasional adalah: Bangkok, Phuket, Chon Buri (Pattaya), Krabi, dan Surat Thani (Ko Samui).

Dan untuk tahun 2018, TAT telah menetapkan target pertumbuhan sebesar delapan persen dalam pendapatan pariwisata dari pasar internasional.

Fokus Thailand untuk menjadi Destinasi Favorit 2018

Rencana pemasaran TAT 2018 dirancang untuk menghasilkan pendapatan yang lebih baik dan meningkatkan kunjungan pengunjung, mendorong gagasan-gagasan baru dan mengikuti agenda pembangunan Thailand 4.0 dengan menggunakan ‘Filosofi Ekonomi yang Mencukupi’, serta ‘Pariwisata Inklusif’ yang menjaga keseimbangan antara ekonomi, masyarakat dan lingkungan.

Tahun 2017 dipandang sebagai tahun yang penuh tantangan, dan TAT melakukan upaya terbaiknya dalam pemasaran pariwisata untuk mendorong ekonomi negara. Berbagai kegiatan seperti, Village to the World, Creative Thailand dan The Link diciptakan untuk mempromosikan pengalaman lokal Thailand yang unik.

TAT akan menggunakan pariwisata untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan dengan masyarakat sebagai penerima manfaat yang utama. Kami percaya ini akan membuka jalan bagi Thailand untuk menjadi destinasi favorit di kalangan pengunjung internasional.

Arah Pemasaran Internasional

Untuk strategi rencana pemasaran internasional pada tahun 2018, TAT telah melakukan segmentasi target pengunjung di seluruh dunia mulai dari pengunjung perdana hingga repeater, warga lanjut usia hingga penggemar olahraga. TAT juga akan menekankan pada ceruk pasar seperti Bulan Madu dan Perkawinan, Wisatawan Wanita, serta terus memperkuat citra sebagai destinasi wisata kelas atas dan Luxury.

Wisata Gastronomi akan lebih difokuskan lagi, karena juga merupakan salah satu alat untuk mendorong perkembangan ekonomi negara yang didasarkan pada budaya dan cara hidup Thailand yang unik. Beberapa kegiatan yang disorot adalah peluncuran Michelin Guidebook Bangkok, dan Thailand akan menjadi tuan rumah Forum Dunia UNWTO keempat tentang Pariwisata Gastronomi pada bulan Mei.

Kampanye komunikasi

Strategi komunikasi untuk pasar internasional akan terus menggunakan “Amazing Thailand”, yang telah menjadi slogan pemasaran populer dan terkenal selama 20 tahun.

Pada tahun 2018, TAT telah menambahkan merek tersebut dengan sebuah kampanye komunikasi baru yang disebut “Open to the New Shades” atau “Bukalah Diri ke Nuansa Baru”.

Saya harus mengatakan bahwa kekuatan Thailand adalah keragaman, jadi kampanye komunikasi ini akan fokus pada kekuatan ini. “Open to the New Shades” mengungkap persepsi baru tentang berbagai atraksi di Thailand. Dari konsep ini kita akan melihat jutaan nuansa Thailand. Kami memiliki produk wisata potensial yang mencerminkan hal ini seperti, Gastronomi, Alam/Pantai, Seni dan Kerajinan, Budaya, dan Gaya Hidup.

Kampanye Go Local Campaign

Baru-baru ini, Pemerintah Kerajaan Thailand menyetujui serangkaian langkah pengurangan pajak untuk meningkatkan ekonomi lokal di 55 provinsi wisata lapis kedua secara nasional sepanjang tahun 2018.

Langkah-langkah tersebut akan mendukung “Amazing Thailand Go Local” TAT terbaru, sebuah pendekatan untuk mempromosikan ekonomi akar rumput melalui industri pariwisata dengan mengarahkan lalu lintas perjalanan internasional dan domestik ke masyarakat lokal di provinsi lapis kedua ini. Strategi ini menciptakan permintaan dan memperkuat sisi penawaran bagi pariwisata lokal. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah wisatawan di provinsi tingkat dua hingga tidak kurang dari 10 juta pengunjung dan menghasilkan pendapatan tidak kurang dari 311,42 juta dollar AS (10 miliar Baht).

Skema yang diimplementasikan meliputi peraturan istimewa, potongan pajak untuk MICE di daerah sasaran, acara menarik, kegiatan bantuan komunitas CSR, dan tentu saja program pelatihan, yang akan meningkatkan daya saing dan memperkuat sisi penawaran.

Konektivitas ASEAN

Karena lokasi geografisnya yang sangat strategis di jantung kawasan ASEAN dan Asia Pasifik, Thailand memiliki hubungan terbaik dengan seluruh wilayah, misalnya:

Konektivitas darat: Ada sekitar 30 pos perbatasan darat yang dapat dimanfaatkan pengunjung internasional yaitu dengan Kamboja, Laos, Myanmar dan Malaysia. Ada empat Jembatan Persahabatan dengan Lao PDR, dan satu dengan Myanmar. “Jalan Raya Asia” terus berkembang pesat, dan akan menyediakan konektivitas jalan yang komprehensif hingga ke China dan India. Perjalanan kereta api akan menjadi generasi infrastruktur transportasi darat masa depan, dengan rel berkecepatan tinggi yang sekarang sudah di tahap desain dan perencanaan.

Konektivitas udara: Menurut Bandara Thailand, bandara internasionalnya melayani 135 maskapai penerbangan baik yang terjadwal maupun carter. Maskapai penerbangan berbiaya rendah dari Vietnam, China, Jepang, Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea, Taiwan dan Hong Kong meningkatkan frekuensi mereka ke Bangkok dan juga tujuan wisata populer lainnya seperti Phuket dan Chiang Mai.

Konektivitas laut: Phuket, Pattaya dan Samui sekarang telah menjadi rumah bagi kapal pesiar. Konektivitas Ferry juga berkembang dengan Malaysia dan akan tumbuh di masa depan dengan Indonesia, Kamboja dan Myanmar.

Untuk membangun perluasan ini, TAT telah meluncurkan strategi “Experience Thailand and More”, yaitu:

  • Perjalanan ke Kerajaan Kuno ASEAN, mempromosikan Thailand Utara sebagai penghubung ke jalur bersejarah di Utara ASEAN.
  • Budaya Peranakan dan Jejak Alam ASEAN, yang menghubungkan kota-kota pesisir Andaman sambil menyoroti budaya Peranakan khas Phuket dan penawaran gastronomi yang khas.
  • Jalur Wisata Petualangan Mekong yang menggabungkan Kawasan Timur Laut Thailand (Isan) dengan Kamboja. Jalur ini menampilkan Buri Ram sebagai kota olahraga dan sangat ideal bagi pelancong yang suka menggabungkan olahraga dengan petualangan.
  • Kota Bersejarah dan Kuliner Kelas Dunia ASEAN menyoroti pengalaman perjalanan kuliner di kota-kota di wilayah tengah di Thailand, bersama dengan yang di Malaysia, dan Singapura. Rute ini berfokus pada budaya makanan, masakan lokal, restoran kelas dunia dan hal-hal terbaik yang harus dilakukan di kota-kota unggulan dengan Bangkok sebagai pusat gastronomi dunia.


Kesimpulan

Saya ingin mengakhiri dengan mengucapkan terima kasih kepada Anda semua karena telah bergabung dengan kami di sini hari ini dan atas dukungan Anda yang terus berlanjut. Kami harap ulasan ini dapat membantu Anda merencanakan perjalanan. Terakhir, bagi yang masih ingin mengetahui kampanye komunikasi kita “Open to the New Shades”, dapat melihat di tautan ini.

ATF 2018 key visual 623x321 - ASEAN di ATF 2018, Chiang Mai Thailand

ASEAN di ATF 2018, Chiang Mai Thailand
Negara-negara ASEAN telah meluncurkan berbagai acara pariwisata, kebijakan, kampanye pemasaran dan pembaruan produk yang akan mendorong industri perjalanan 10 negara anggotanya ke tingkat yang lebih tinggi lagi di tahun 2018 dan seterusnya.

Presentasi kolektif oleh masing-masing dari 10 negara selama media briefing ATF 2018 menyoroti semangat kawasan ASEAN dan keragaman budaya, sosial, etnis dan geografis yang tak tertandingi.

Bapak Yuthasak Supasorn, Gubernur Tourism Authority of Thailand (TAT), mengatakan: “ATF, yang dengan bangga dipersembahkan oleh Thailand pada tahun ini, merupakan perayaan seluruh wilayah kita. Karena masing-masing negara ASEAN memiliki keunikan tersendiri, produk pariwisata, rencana dan kebijakannya juga unik.

“Namun, ATF merupakan gabungan kekuatan dari kebijakan masing-masing negaralah, terutama yang berkaitan dengan fasilitas dan konektivitas, yang menjadikan ASEAN sebagai tujuan yang populer dan berkembang dengan cepat. Itulah sebabnya kami memilih ‘Sustainable Connectivity, Boundless Prosperity’ sebagai tema ATF tahun ini,” tambah Yuthasak.

Berikut adalah ringkasan singkat dari masing-masing presentasi negara ASEAN:

Thailand: informasi selengkapnya ada di sini.

Brunei berencana untuk melipatgandakan jumlah kunjungan wisatawan (melalui udara) dari 218.000 pada tahun 2015 menjadi 450.000 wisatawan pada tahun 2020. Strateginya adalah memasarkan atraksi alam dan budaya, dan mengembangkan yang baru seperti Bird Watching, Diving, Summer School, Kite Festival, Festival Buah dan lain-lain.

Kamboja akan menjadi tuan rumah Travel Mart berikutnya pada bulan Oktober 2018 di ibu kota Phnom Penh, yang bertempat di Diamond Island Convention and Exhibition Centre, inti dari strategi untuk membantu Kamboja menarik lebih banyak acara MICE, dan meningkatkan daya tarik tujuan budaya ikonik seperti Angkor Wat.

Indonesia akan menggelar Visit Wonderful Indonesia (Viwi) pada tahun 2018, dengan perayaan sepanjang tahun dengan paket khusus, festival meriah, dan Destinasi Digital. Lebih dari 200 acara akan diadakan di seluruh negara, dalam bidang budaya, seni dan hiburan, bisnis, olah raga, pendidikan dan sains.

Lao PDR: Ini adalah Tahun Kunjungan Laos 2018, ditandai dengan berbagai kegiatan dan acara nasional dan luar negeri. Satu-satunya negara tanpa lautan di ASEAN ini akan meningkatkan hubungan lintas perbatasan dengan lima negara tetangga, termasuk China. Mereka juga memberi pembebasan visa untuk 25 negara. Dari 27 pos perbatasan, 25 di antaranya memiliki fasilitas visa-on-arrival.

Malaysia akan menjadi tuan rumah PATA Travel Mart 2018 di Langkawi. Konferensi Pariwisata Dunia UNWTO ke-5 akan diadakan pada tahun 2019. Tahun Kunjungan Visit Malaysia Year ditetapkan untuk tahun 2020. Malaysia akan menjadi mitra destinasi dalam Konferensi Asosiasi Agen Perjalanan dan Asosiasi Operator Perjalanan Eropa 2018 dan di ITB Berlin pada tahun 2019.

Myanmar memperkirakan 7,2 juta pengunjung pada 2020, hampir dua kali lipat dari 3,14 juta kunjungan pada 2017, berkat meningkatnya konektivitas udara dan darat internasional, dan terbukanya lebih banyak destinasi dan hotel baru. Bagan akan mengajukan status warisan dunia kepada UNESCO. Juga direncanakan perluasan pembebasan visa dan VOA bagi lebih banyak negara.

Filipina telah meluncurkan sejumlah kampanye strategis dan acara wisata seperti Bring Home a Friend Program, Madrid Fusion Manila, World Street Food Congress dan Dive Fiesta Philippines. Sebagai negara kepulauan, Filipina memperluas konektivitas udara ke berbagai tujuan pantai seperti Boracay, Palawan dan Cebu.

Singapura meluncurkan slogan kampanye baru, Passion Made Possible. Singapore Tourism Board menjadi NTO pertama di Asia Tenggara untuk bermitra dengan konglomerat hiburan Disney. Selain menjadi tuan rumah balap F1 sampai 2021, Singapura juga akan menjadi negara Asia Tenggara pertama yang menjadi tuan rumah kejuaraan sepakbola Piala Champions Internasional antara 2017-2021.

Vietnam menggelar Visit Vietnam Year pada tahun 2018. Mereka akan menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum yang berikutnya pada bulan Januari 2019 di Ha Long Bay. Pemberian e-visa untuk warga negara dari 46 negara dan pembebasan visa untuk 22 negara membantu Vietnam mencapai 13 juta pengunjung internasional pada tahun 2017, naik 30% dari tahun 2016.